Perbedaan Perusahaan Jasa Dan Dagang

Perbedaan Perusahaan Jasa Dan Dagang

Perbedaan Perusahaan Jasa Dan Dagang – Ketika memutuskan terjun ke dunia bisnis secara otomatis nantinya Anda akan mengenal tiga macam usaha berbeda yaitu perusahaan dagang, perusahaan manufaktur dan perusahaan jasa. Tentunya ketiga jenis badan usaha itu akan mempengaruhi bentuk akuntansi dari pencatatan keuangan. Lantas apa saja perbedaan dari ketiganya itu?.

Pengertian Perusahaan Jasa

Perusahaan jasa merupakan salah satu bentuk bisnis yang bertujuan untuk memberikan layanan kepada pelanggannya. Di mana perusahaan ini tidak memiliki persediaan barang untuk dipasarkan. Namun produk yang dimiliki itu bersifat tidak berwujud. Dengan begitu menyebabkan pencatatan akuntansi hanya akan terlihat pada bagian persediaan dan pembelian saja. Sedangkan contoh dari usaha jasa ini meliputi salon, akuntan, firma hukum dan bengkel. Bahkan tidak sedikit bisnis ini juga menjual produk seperti pada salon yang menjual obat penghilang ketombe. Meskipun begitu sebagian besar pendapatannya berasal dari menyediakan jasa.
Sementara untuk pengeluarannya perusahaan jasa ini lebih berfokus pada biaya overhead, tenaga kerja dan sewa tempat. Di tanah air sendiri jenis bisnis ini terus mengalami perkembangan pesat. Bahkan beberapa di antaranya berupa layanan konsultasi keuangan, bimbingan belajar online dan strategi pemasaran.

Pengertian Perusahaan Dagang

Perusahaan dagang termasuk salah satu jenis usaha yang menjual barang atau produk. Di mana produk yang dijual itu berasal dari supplier dalam bentuk bahan jadi. Bisnis ini hanya akan melakukan penjualan kembali dan mengambil selisih dari transaksi itu untuk dijadikan keuntungan. Untuk contoh dari bisnis dagang ini meliputi toko pakaian ritel, toko bahan makanan, toko kelontong, toko peralatan sekolah dan masih banyak lagi.

Pengertian Perusahaan Manufaktur

Pengertian Perusahaan Manufaktur

Berbeda dengan perusahaan dagang dan jasa, di mana bisnis manufaktur ini untuk memperoleh produk yang dibuat berasal dari bahan mentah. Kemudian bahan mentah itu nantinya akan diolah sedemikian rupa untuk dijadikan barang dengan nilai jual yang lebih tinggi. Oleh karena itu perhitungan keuangannya akan jauh lebih rumit daripada jenis usaha lainnya.

Perbedaan Perusahaan Dagang Dan Jasa

Seperti yang sudah diketahui sebelumnya bahwa perusahaan jasa akan memberikan layanan khusus kepada para pelanggannya. Di mana layanan yang disediakan itu bisa sebagai penawaran satu kali atau berkelanjutan. Selain itu mereka juga bisa melakukan penagihan pelanggan berdasarkan layanan yang telah diberikan dan tarif per jam. Sedangkan untuk menentukan labanya perusahaan jasa itu akan mengurangi biaya operasional dari pendapatan yang telah diperolehnya. Untuk siklus akuntansinya sendiri dimulai ketika pelanggan melakukan pembayaran untuk layanan yang diberikan itu.

Sementara untuk perusahaan dagang akan membeli atau memproduksi produk yang kemudian disimpan di dalam gudang dengan jumlah lebih dari satu untuk nantinya dijual kembali. Dalam hal ini perusahaan dagang diharuskan untuk mencatat setiap transaksi dari penjualan dan pembelian. Hal itu tentunya membuat akuntansi persediaan lebih akurat dalam menentukan apakah sudah memperoleh laba atau belum. Dengan begitu langkah-langkah proses siklus akuntansi bisa dijadikan pedoman dalam menghitung keuntungan suatu perusahaan. Pada perusahaan dagang untuk menentukan bottom line dilakukan dengan cara mengurangi biaya operasional dan harga pokok penjualan dari hasilnya. Sementara untuk perusahaan Jasa akan menunggu beberapa bulan terlebih dahulu untuk melihat keuntungan dari transaksi yang sudah dilakukan.

Itulah pembahasan singkat tentang perbedaan perusahaan dagang dan jasa yang perlu diketahui. Dalam hal ini apabila Anda berencana untuk terjun ke dunia bisnis, alangkah baiknya untuk memikirkan dengan matang-matang jenis usaha apa yang cocok dan bisa menghasilkan keuntungan di masa mendatang.